4

Perkuat SDM Pariwisata, Sertifikasi Tour Leader 2026 Digelar di Sambas

4

Sambas, 27 April 2026 – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Pemimpin Perjalanan Wisata (Tour Leader) Tahun 2026 yang digelar selama dua hari, Senin (27/4) hingga Selasa (28/4/2026), bertempat di Hotel Pantura Jaya Kabupaten Sambas.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata, khususnya dalam mencetak tour leader yang kompeten dan profesional di Kabupaten Sambas.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya perwakilan Disporapar Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Rita Hastarita, S.Sos., M.Si, Wakil Ketua ASITA Provinsi Kalimantan Barat Dewi Safitri, perwakilan KADIN Provinsi Kalimantan Barat Henray Ekasaputra, Ketua HPI Provinsi Kalimantan Barat Fahrulyadi, Direktur LSP Jana Dharma beserta tim, serta unsur organisasi dan pelaku pariwisata di Kabupaten Sambas.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sambas, Dedy Zulkarnain, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Sambas memiliki potensi besar di sektor pariwisata, baik dari sisi sumber daya alam maupun budaya. Potensi tersebut meliputi pantai, gunung, sungai, danau, serta kekayaan flora dan fauna khas seperti penyu dan bekantan. Selain itu, warisan budaya seperti Istana Alwatzikhoebillah, kain Songket Sambas, kerajinan rotan, hingga kuliner khas seperti bubur pedas dan olahan sagu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Ia juga mengungkapkan bahwa sektor pariwisata Sambas menunjukkan tren yang positif. Pada tahun 2025, kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak restoran, hotel, dan hiburan mencapai sekitar Rp7,9 miliar. Sementara itu, jumlah wisatawan yang menginap tercatat sebanyak 39 ribu orang, meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun demikian, menurutnya kondisi tersebut juga menjadi tantangan, khususnya dalam penyediaan SDM pariwisata yang kompeten. Ia menegaskan bahwa peran tour leader sangat penting, tidak hanya sebagai pendamping perjalanan, tetapi juga sebagai penyampai informasi destinasi, pengelola perjalanan yang aman dan nyaman, serta representasi citra daerah di mata wisatawan.

“Kegiatan ini menjadi sangat penting karena peserta yang mengikuti merupakan calon-calon tour leader Kabupaten Sambas yang akan mendapatkan sertifikasi secara resmi. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga profesionalisme dan kualitas pelayanan pariwisata,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Disporapar Provinsi Kalimantan Barat, ASITA, HPI, KADIN, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Sementara itu, Rita Hastarita, S.Sos., M.Si dalam pemaparannya menyampaikan bahwa pariwisata Indonesia saat ini masih menghadapi persaingan dengan negara tetangga seperti Thailand yang dinilai lebih mampu menarik minat wisatawan. Namun demikian, ia optimistis bahwa Indonesia, khususnya Kalimantan Barat dan Kabupaten Sambas, memiliki potensi besar yang dapat terus dikembangkan.

“Potensi kita sangat luar biasa, baik dari sisi alam maupun budaya. Yang perlu kita dorong adalah bagaimana menghadirkan sumber daya manusia yang kompeten, termasuk tour leader, agar mampu mengemas dan menyampaikan potensi tersebut secara menarik kepada wisatawan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan tour leader yang profesional menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan daya saing pariwisata daerah, karena berperan penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkesan.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, diharapkan dapat melahirkan tour leader yang memiliki kompetensi, integritas, dan etika profesi, serta mampu memberikan pelayanan prima kepada wisatawan sekaligus mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dan potensi unggulan daerah.

Pemerintah Kabupaten Sambas pun berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas SDM pariwisata serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan pariwisata Sambas yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *