
Sambas – Kegiatan Pelepasan Tour Sepeda Sambas–Kuching–Pontianak resmi digelar pada Senin, 9 Februari 2026, dengan titik start di Hotel Sambas Indah. Kegiatan ini dilepas langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sambas, Dedy Zulkarnain, sebagai bentuk dukungan terhadap sport tourism dan penguatan hubungan lintas negara.
Tour sepeda ini merupakan bagian dari Borneo Cycling Odyssey dan Borneo Cross Border Cycling Tour, ajang turing sepeda lintas negara yang menghubungkan Sambas (Indonesia) – Kuching (Malaysia) – Pontianak (Indonesia). Total jarak yang ditempuh mencapai 555 kilometer, dengan rute menantang yang menyajikan panorama alam Kalimantan dan Sarawak, serta melewati PLBN Aruk sebagai pintu perlintasan internasional.
Dalam sambutannya, Dedy Zulkarnain menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata daerah dan mempererat hubungan persahabatan Indonesia–Malaysia, khususnya di kawasan perbatasan.
Rute dan Etape Borneo Cycling Odyssey (Februari 2026)
- Day 1 (9 Februari): Hotel Sambas Indah – Tanjakan Cinta – PLBN Aruk – Bau – Finish Hotel Merdeka, Kuching
- Day 2 (10 Februari): City Ride Kuching, Sarawak (±20 km)
- Day 3 (11 Februari): Kuching – Serian – Tebakang – Border Tebedu – Kembayan – Finish Hotel Sosok
- Day 4 (12 Februari): Sosok – Pontianak
Selain itu, terdapat rute alternatif Borneo Cross Border Cycling Tour dengan rute melingkar Pontianak – Mempawah – Singkawang – Sambas – Kuching – Sosok – Pontianak, dengan total jarak mencapai 800 kilometer.
Kegiatan ini menekankan konsep touring sepeda dengan pace santai dan aman, bukan perlombaan, serta didukung oleh tim marshall, lead car, mekanik, dan dokumentasi. Peserta diwajibkan memiliki paspor aktif untuk keperluan administrasi lintas batas, serta disarankan menggunakan road bike atau sepeda yang sesuai untuk jarak jauh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Kabupaten Sambas semakin dikenal sebagai gerbang sport tourism perbatasan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata, olahraga, dan kerja sama internasional.




